Sabtu, 04 Juni 2011

UNTOUCH WOMEN


Dua orang yang dekat dengan IMF belum tersentuh hukum, ini menguatkan saya bahwasannya cengkraman zionis di pemerintahan sudah sedemikian kuat, sehingga KPK pun dibuat bertekuk lutut ketika menghadapi mereka. Sepak terjang Sri Mulyani dan Miranda Goeltom sebagai "antek" lembaga-lembaga keuangan asing sudah lama saya curigai.

Mantan penasehat PM Thailan Thaksin, Justiani (Liem Siok Lan)menyatakan bahwa "Sri Mulyani jadi sales promotion girl-nya International Monetary Fund (IMF), karena mendapat fee 1 persen dari setiap pinjaman. Selama periode pertama pemerintahan SBY hutang luar negeri Indonesia bertambah sekitar Rp400 triliun dan tahun pertama periode kedua pemerintahannya hutang luar negeri Indonesia bertambah sekitar Rp80 triliun. Jika asumsi fee 1% itu benar, maka Sri Mulyani mendapat fee sebesar Rp 4,8 triliun. Cukup untuk menjadikannya sebagai salah seorang terkaya di Indonesia. Benar kalau Gayus Tambunan mengatakan ia hanya ikan teri dan masih ada ikan kakap dan pausnya.

Sementara itu Miranda yang tersangkut dengan kasus suap dengan anggota DPR, masih melenggang bebas. ada perlakuan diskriminasi yang dilakukan oleh KPK terhadap tindak pidana penyuapan ini. Dalam delik tindak pidana penyuapan, kita harus mengetahui niat dari si pemberi suapnya. Sampai sekarang, KPK tidak memberikan penjelasan terhadap pemeriksaan pemberi suap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar