Siapa yang akan untung bila terjadi krisis ekonomi dunia? Tentu saja segelintir Yahudi sebagai satu-satunya pihak yang mendulang panen raya di tengah hancurnya ekonomi dunia. Trilyunan dolar aset manusia berpindah tangan secara licik dalam proses ini.
Setelah dua mata uang populer rontok pada 2008-2010, yaitu dolar AS dan euro, akibat kasus Subprime Mortgage, pertengahan 2007, yang menyeret keuangan dunia, termasuk memicu terjadinya krisis Eropa (Yunani). Besok, krisis moneter akan memukul semua mata uang kuat dunia tanpa terkecuali, dan tanpa ampun! Padahal kita baru saja dihebohkan dengan rencana redenominasi rupiah.
Faktor utama rontoknya sistem uang kertas sehingga memicu terjadinya hiperinflasi,adalah dari sektor moneter karena bubble jumlah uang yang tercipta di pasar valuta asing (valas). George Soros adalah salah satu wayang yang paling populer, sebagai simbol dari permainan pasar ini. Sedangkan dalangnya adalah pemilik modal yang bersembunyi di balik korporasi multinasional raksasa: perusahan asuransi, pengelola dana pensiun, perbankan - termasuk The Fed, World Bank & IMF, juga sedikit modal dari perusahaan manufaktur, minyak dan perumahan.
Gelembung uang umumnya berbentuk digital, jumlahnya 92% dari sirkulasi uang dunia. Menteri keuangan AS mengakui, bahwa uang kertas dan koin dolar yang diedar kan oleh The Fed hanya merupakan 8% dari sirkulasi dolar AS di dunia. Sedangkan dolar, kini merupakan devisa paling populer yang dikoleksi oleh banyak negara, dan menguasai hampir 70% sirkulasi mata uang dunia. Perputaran omset pasar valas, pertahunnya sudah diatas $ 150 trilyun (2010), di tahun 2002 saja sudah diatas $ 100 trilyun. Sementara itu, nilai eksport import barang dan jasa dari penjuru dunia baru mencapai $6 trilyun. Ada selisih sekitar $ 140-an trilyun, yang tak jelas akan dibayar dengan apa nantinya? Padahal bubble ini - tak mampu diserap oleh perbankan melalui penciptaan kredit masif (termasuk kredit konsumtif). Bahkan cenderung kembali masuk ke pasar modal, dan ini berbahaya!
Prediksi para analis keuangan dunia semakin kuat, ketika Nicholas Larkin memberita kan tentang Soros yang memborong emas (Bloomberg, 31 Agustus 2010). Bahkan tulisan para ekonom di situs Drschoon, lebih vokal lagi, misalnya: Jordan Roy-Byrne, menulis "Jalan untuk Hiperinflasi". Dan yang menjadi tanda tanya: kenapa Soros yang dikenal sebagai pemain uang kertas asing dan saham, tiba-tiba borong emas? Ada skenario besar di balik layar yang sedang dimainkan tentunya. Sayangnya, mayoritas ahli ekonomi tidak mampu membaca fenomena ini, mungkin karena kurangnya ilmu mereka atas pengetahuan ilmu mata uang (numismatik).
Di Indonesia, kita dapat membaca skenario Yahudi ini melalui kasus bank berebut emas, dan munculnya uang digital. Juga rencana sentralisasi kartu tanda penduduk (KTP) digital, dan rencana redenominasi rupiah. Semua ini merupakan benang merah yang saling terkait. Namun hanya sedikit ekonom yang jeli akan hal ini dan mereka tidak terdengar.
disaring dari: wakalanusantara.com (Sufyan al Jawi - Numismatik Indonesia)
Senin, 27 Juni 2011
Kecurangan Pilpres 2009, Kemenangan SBY-Boed Konspirasi AS dan Komplotan Bandit Politik
Tokoh senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) AP Batubara, memberi ‘kesaksian’ mengejutkan terkait praktik dugaan kecurangan Pemilu/Pilpres 2009 lalu itu. “Menjelang pengumuman hasil Pilpres 2009 waktu itu, mulanya Saya dengar akan ada keputusan MK bahwa Pilpres tidak sah. Hasil penghitungan suara Pilpres dibatalkan,” kisah AP, panggilan AP Batubara seperti diungkapkan kepada jakartapress.com.
Kejanggalan yang dimaksud, adalah salah satu poin dalam konsideran putusan MK menyatakan ada kecurangan dalam Pilpres 2009. “Sehingga. kalau akhirnya diputuskan ‘paksa’ bahwa Pilpres 2009 sah, itu tidak nyambung dengan konsiderannya,” ungkap Anggota Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP ini.
Kenapa sampai terjadi ‘pemaksaan’ hasil Pilpres sah waktu itu? Apa mencurigai ada dugaan campur tangan pihak Amerika Serikat (AS) terhadap Pilpres dalam negeri kita untuk memenangkan capres tertentu. “Saya curiga saat itu, sebelum hasil keputusan MK diumumkan esok hari, malamnya Dubes AS ketemu dengan Presiden SBY dan Ketua MK Mahfud MD di Cikeas. Langsung paginya, MK putuskan Pilpres hasilnya sah,” duga AP.
Penasihat politik Megawati Soekarnoputri ini pun menganalisa, keputusan MK itu baru nyambung dengan konsideran kalau hasil Pilpres justeru dinyatakan tidak sah, yakni harus dilakukan Pilpres ulang. “Tapi anehnya kok disebut Pilpres sah setelah Dubes AS ke Cikeas. Sebab, berdasarkonsideran, Pilpres harus diulang,” kenangnya.
Kalau publik ada yang menyangsikan adanya dugaan kecurangan dalam Pilpres lalu, diminta membaca lagi konsideran dalam putusan MK tentang Pilpres 2009 dan membawanya ke ahli hokum. “Baca konideran dalam putusan yang dikeluarkan MK, kalau diputuskan Pilpres sah, maka itu gak nyambung!” seru sesepuh PDIP ini.
Kerusakan mental dan idealisme bangsa pun belanjut hingga kini. Elit partai politik merampok uang melalui BUMN dan aset negara lainnya. Seperti Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin yang memanfaatkan kekuasaan. “Saya dengar Nazaruddin mendapat 300-an proyek yang nilainya triliunan. Dia dapat fee sekian persen untuk setiap proyek. Semua pimpro takut terhadap dia. Jadi, proyek belum selesai, sudah bayar Nazaruddin,” ungkap AP.
“Saya haqul yakin Nazaruddin kabur ke Singapura termasuk pemintaan SBY, atau sepengetahun SBY. Jika tidak, sekarang Presiden perintahkan saja cabut paspor Nazaruddin dan minta aparat untuk menangkapnya. Nazaruddin kabur sebelum dicekal itu tak mungkin SBY tidak tahu,” sambungnya.
Ia heran, SBY menyatakan perang melawan korupsi, tapi tidak bewibawa di mata PM Singapura. Yakni, SBY tak mampu pulangkan Nazaruddin dari Singapura. “Diminta pulang Nazaruddin, SBY malah jawab itu bukan urusan dririnya, tapi urusan penegak hukum. Padahal, semestinya Presiden itu bertanggung jawab terhadap masalah apa pun di negara ini,” tutur AP.
“Jadi, apa yang keluar dari mulut SBY itu berbohong tapi tidak ketahuan. SBY itu sangat lihai, ahli dalam manfaatkan kebodohan rakyat untuk dikibuli. Pemerintahan SBY ini penuh mafia dan preman,” tambahnya pula
Pada sisi lain, AP menganggap Singapura terus menerus memanfaatkan dan menguras sumber daya alam dari Indonesia serta menampung uang koruptor yang lari dari Indonesia. “Singapura itu gak punya sumber daya alam, hanya punya lahan strategis, sehingga sumber penhasilannya dari situ. Separuh uang Singapura itu dari orang-orang Indonesia,” pungkasnya.
Singapura ditengarai juga penadah ilegal loging dan barang ‘haram’ dari Indonesia. Sementara oknum elit di negeri ini juga berkelakuan bandit. Jadi, klop negara kita gampang dibuat mainan oleh Singapura. “Negara kita sekarang diatur oleh komplotan bandit-bandit politik. Hal ini terjadi karena mereka tidak punya ideologi. Ideologinya bandit. Kalau Pancasilais, tak mungkin lakukan hal itu,” ungkap AP.
sumber rimanews
Sabtu, 04 Juni 2011
Paman Sam Selangkah Menuju Kematian
Uncle Sam selangkah menuju kematian
Sebuah ancaman oleh Standard & Poor's untuk memotong peringkat AAA utang pemerintah AS dan kekhawatiran baru tentang krisis utang Eropa mendorong aksi jual di pasar saham utama dunia pada hari Senin.
Langkah S&P dan kekalutan dunia bisa dipahami karena selama ini tak kunjung ada tanda-tanda kesepakatan atau program meyakinkan untuk memangkas utang masif tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir defisit dan utang terus membengkak, tertinggi di antara negara maju, diperparah dengan biaya krisis (bail out dan stimulus ekonomi) serta pembiayaan perang.
Terus membesarnya defisit dan utang dimungkinkan mengingat nama besar AS selama ini dianggap jaminan mutu sehingga kreditor atau investor mana pun rela memegang surat utang negara itu sebagai salah satu bentuk investasi atau penempatan dana menganggurnya kendati imbal hasil rendah dibandingkan surat utang negara lain.
"Global finance chiefs" memperingatkan bahwa tindakan cepat sangat dibutuhkan untuk menghindari gelombang baru krisis ekonomi. Dan pertemuan musim semi tahunan tentang ekonomi dunia memperingatkan proyeksi keuangan yang mengerikan.
“We are one shock away from a full-blown crisis”, said Robert Zoellick, World Bank president.
Negara paman sam sedang mengalami sakit berat, negara yang selalu ikut campur dalam menangani krisis negara lain lewat IMF ternyata tidak bisa mengobati dirinya sendiri.
"uncle sam, u will died", hahahaha....
ref:
http://rt.com/news/us-debt-recession-fin
http://rimanews.com/read/20110421/24698/
http://www.hif.co.id/id/news-and-analysi
Konspirasi Kasus Century.
Mengingat kembali konspirasi kasus century...
Modus membangkrutkan sebuah bank untuk kalangan tertentu dalam membiayai sebuah kampanye, sebenarnya sebuah standar kejahatan perbankan internasional: merampok dana masyarakat dan negara yang harus menanggungnya. Ironisnya lagi, seringkali dana talangan yang dikeluarkan pemerintah merupakan pinjaman bank yang pemiliknya sama dengan bank yang melakukan kejahatan. Ironis bukan? Seseorang merampok rumah kita, kemudian datang memberikan pinjaman dari hasil rampokan tersebut.
Cara seperti ini telah dilakukan berulangkali. Termasuk dalam kasus krisis kredit perumahan Amerika yang berujung pada krisis keuangan global tahun 2008. Hal ini karena begitu besarnya dana masyarakat yang dirampok sehingga menggoncangkan perekonomian Amerika dan berimbas pada perekonomian dunia. Salah satu pelaku kejahatan ini, Bernard Madoff, lagi-lagi yahudi, bahkan diketahui "berhasil" mengeruk dana masyarakat hingga $60 miliar dolar. Ada banyak Madoff sebenarnya, dan mereka semua adalah para operator George Soros dan "organisasi". Dan Madoff hanya sial, karena dilaporkan sendiri oleh anaknya sendiri ke polisi. Untuk menalangi bank-bank yang bangkrut karena dirampok sendiri oleh owner dan manajernya, pemerintah Amerika harus menalanginya hingga lebih dari $1 triliun, atau senilai sekitar 10 kali lipat APBN Indonesia.
Nilai yang dirampok dan sekaligus yang harus ditalangi pemerintah untuk bank century adalah sekitar Rp 6,7 triliun. Akhirnya kasus ini menguap tanpa bekas
UNTOUCH WOMEN
Dua orang yang dekat dengan IMF belum tersentuh hukum, ini menguatkan saya bahwasannya cengkraman zionis di pemerintahan sudah sedemikian kuat, sehingga KPK pun dibuat bertekuk lutut ketika menghadapi mereka. Sepak terjang Sri Mulyani dan Miranda Goeltom sebagai "antek" lembaga-lembaga keuangan asing sudah lama saya curigai.
Mantan penasehat PM Thailan Thaksin, Justiani (Liem Siok Lan)menyatakan bahwa "Sri Mulyani jadi sales promotion girl-nya International Monetary Fund (IMF), karena mendapat fee 1 persen dari setiap pinjaman. Selama periode pertama pemerintahan SBY hutang luar negeri Indonesia bertambah sekitar Rp400 triliun dan tahun pertama periode kedua pemerintahannya hutang luar negeri Indonesia bertambah sekitar Rp80 triliun. Jika asumsi fee 1% itu benar, maka Sri Mulyani mendapat fee sebesar Rp 4,8 triliun. Cukup untuk menjadikannya sebagai salah seorang terkaya di Indonesia. Benar kalau Gayus Tambunan mengatakan ia hanya ikan teri dan masih ada ikan kakap dan pausnya.
Sementara itu Miranda yang tersangkut dengan kasus suap dengan anggota DPR, masih melenggang bebas. ada perlakuan diskriminasi yang dilakukan oleh KPK terhadap tindak pidana penyuapan ini. Dalam delik tindak pidana penyuapan, kita harus mengetahui niat dari si pemberi suapnya. Sampai sekarang, KPK tidak memberikan penjelasan terhadap pemeriksaan pemberi suap.
PENGUASA MEDIA INDONESIA
siapakah sebenarnya orang-orang yang menguasai media?
dari gambar di atas terlihat ada empat kelompok (grup) yang berparan di media cetak maupun elektronik, yaitu grup global media, salim grup, para media dan bakri & brother.
empat grup itulah yang menentukan acara-acara yang bisa ditayangkan, siapakah sebenarnya mereka? jika diselidiki lebih lanjut maka ternyata orang-orang dibalik media adalah orang-orang yahudi, dapat dilihat dari simbol-simbol dan acara-acara yang mereka tayangkan ternyata mempunyai pola yang sama walau nama acaranya berbeda. silahkan untuk diselidiki lebih lanjut... ditunggu komeng-komeng nya
dari gambar di atas terlihat ada empat kelompok (grup) yang berparan di media cetak maupun elektronik, yaitu grup global media, salim grup, para media dan bakri & brother.
empat grup itulah yang menentukan acara-acara yang bisa ditayangkan, siapakah sebenarnya mereka? jika diselidiki lebih lanjut maka ternyata orang-orang dibalik media adalah orang-orang yahudi, dapat dilihat dari simbol-simbol dan acara-acara yang mereka tayangkan ternyata mempunyai pola yang sama walau nama acaranya berbeda. silahkan untuk diselidiki lebih lanjut... ditunggu komeng-komeng nya
Langganan:
Postingan (Atom)





